Mampu bertahan lama dalam berhubungan badan bersama pasangan wanita

Tahan lama saat making love dapat menjadi tolok ukur tingkat kualitas dalam memberikan kepuasan pada pasangan, Masalah tersebut beda seandainya dipandang dengan sudut pandang wanita yang menilai kualitas ML dipandang amat berkualitas misalkan si perempuan mampu mencapai suatu orgasme saat making love dan akan memperoleh penilaian lebih} bila pasangan bisa mencapainya lebih dari sekali atau yang lebih dikenal dengan multy orgasme.

Tapi dalam kesehariannya tidaklah jarang perempuan yang mengeluhkan kondisi suami yang tidak mampu bertahan lama supaya dapat memberikan kenikmatan atau memberikan cukup waktu untuk pasangan agar bisa mencapai karena adanya problem kurang mampu bertahan lama atau pun betapa cepatnya pasangan pria menghentikan ritual ML tersebut tanpa memberikan waktu baginya untuk dapat mencapai titik puncak kepuasan. Masalah ini umumnya di sebut dengan istilah peltu atau nempel metu.

Tidak ada pedoman yang pakem lama seorang pasangan pria dapat {dimasukan sebagai pengidap peltu tingkat ringan, berat. Di artikel ini saya hanya akan mengulas kepada para pembaca yang mempunyai kondisi peltu atau nempel metu yang lumayan berat jika dilihat dari aktifitas ML yang sangat singkat dengan kondisi dimana sebentar setelah penetrasi atau sebentar saat alat vital pria masuk ke miss V hanya dalam beberapa gesekan saja sudah ejakulasi. Kondisi ini jelas tidak akan memberikan kenyamanan pada suami maupun istri, perasaan seorang lelaki akan menjadi kurang berwibawa dimata istrinya yang juga akan menyebabkan rasa kecewa.

Comments are closed.