May 01

Supaya kuat ketika berhubungan intim dengan pasangan wanita

Tahan lama dalam making love dapat jadi ukuran level kualitas dalam memberikan kepuasan pada pasangan, Masalah ini berbeda jika dilihat dengan perspektive perempuan yang menilai kualitas ML dinilai sangat bermutu misalkan yang bersangkutan mampu menggapai sebuah titik puncak kenikmatan dalam making love dan akan dapat penilaian tinggi andai pasangan dapat bisa merasakannya lebih banyak atau yang lebih dikenal dengan multy orgasme.

Namun dalam faktanya tidaklah sedikit wanita yang mengeluhkan kondisi pasangan pria yang tak mampu bertahan lama supaya dapat memberikan kepuasan atau memberikan cukup waktu untuk pasangan agar dapat menggapai karena adanya kendala kurang mampu bertahan lama atau betapa cepatnya pasangan pria menghentikan aktivitas ML tersebut tanpa memberikan kesempatan baginya supaya dapat mencapai titik puncak kepuasan. Problem tersebut umumnya di sebut dengan istilah peltu atau nempel metu.

Tiada standard yang resmi tentang berapa lamanya seorang lelaki dapat dikategorikan sebagai pengidap ejakulasi dini tingkat ringan, berat. Di posting kali ini saya cuma akan mengulas kepada agan-agan yang memiliki kondisi peltu atau nempel metu yang lumayan berat bila di tilik berdasar aktifitas ML yang sangat cepat dengan kondisi dimana sesaat setelah penetrasi atau sesaat saat zakar masuk ke miss V hanya dalam beberapa dorongan saja sudah keluar. Keadaan ini sudah pasti tidak memberikan kepuasan pada keduanya, perasaan seorang pria akan menjadi kurang berwibawa dimata istrinya serta akan menimbulkan perasaan kecewa.

May 01

Agar kuat di kala berhubungan intim dengan pasangan wanita

Kuat waktu berhubungan badan akan jadi ukuran level kualitas dalam memberi kepuasan pada istri, Hal tersebut beda seandainya dipandang dengan perspektive perempuan yang umumnya menilai mutu making love dinilai amat bermutu misalkan yang bersangkutan mampu memperoleh suatu orgasme waktu berhubungan badan dan akan dapat penilaian lebih bila istri bisa memperolehnya lebih dari satu kali atau yang biasa di sebut dengan multy orgasme.

Tetapi pada kenyataannya tidaklah jarang perempuan yang mengeluhkan keadaan suami yang tak mampu tahan lama agar dapat memberi kenikmatan atau memberi cukup waktu untuk dirinya supaya bisa memperoleh orgasme karena adanya masalah kurang mampu bertahan lama atau pun begitu cepatnya suami menyelesaikan ritual making love tersebut tanpa memberi waktu untuknya untuk dapat mencapai titik puncak kepuasan. Problem ini biasa disebut dengan istilah ejakulasi prematur.

Tidak ada standard yang resmi mengenai seberapa lamanya seorang suami dapat dimasukan sebagai pengidap ejakulasi dini tingkat ringan, sedang ataupun tingkat berat. Disini saya cuma akan mengulas kepada agan-agan yang memiliki keadaan ejakulasi prematur yang lumayan berat jika dilihat dari aktifitas making love yang terlalu cepat dengan keadaan dimana sesaat setelah penetrasi atau sesaat saat zakar masuk ke miss V hanya dalam beberapa goyangan saja langsung muncrat. Keadaan tersebut pastinya tidak akan memberi kenyamanan untuk kedua belah pihak, perasaan seorang lelaki akan jadi merasa kurang berwibawa dimata istrinya serta akan menimbulkan perasaan ketidak puasan.

Apr 30

Agar bisa bertahan lama dalam making love dengan istri

Mampu bertahan lama di kala ML dapat menjadi tolok ukur tingkat kualitas dalam memberikan kepuasan pada pasangan wanita, Hal tersebut beda seandainya dilihat dengan cara pandang wanita yang menilai mutu persetubuhan dipandang amat bermutu misalkan yang bersangkutan bisa meraih sebuah titik klimaks di kala ML serta akan memperoleh penilaian tinggi bila mana pasangan wanita dapat memperolehnya lebih dari satu kali atau yang biasa di sebut dengan multy orgasme.

Akan tetapi dalam kenyataannya tidaklah jarang istri yang mengeluhkan keadaan pria yang tidak bisa bertahan lama agar dapat memberikan kenikmatan atau memberikan cukup waktu untuk pasangan agar dapat meraih orgasme karena adanya masalah kurang bisa bertahan lama atau begitu cepatnya si lelaki menghentikan ritual persetubuhan tersebut tanpa memberikan waktu baginya supaya dapat mencapai klimaks. Problem ini biasa disebut dengan istilah peltu atau nempel metu.

Tidak ada pedoman yang pakem soal berapa lama seorang suami dapat disebut sebagai pengidap ejakulasi prematur tingkat ringan, tingkat sedang ataupun tingkat berat. Disini saya hanya akan mengulas kepada para pembaca yang memiliki keadaan peltu atau nempel metu yang cukup berat bila di tilik berdasar aktifitas persetubuhan yang cukup singkat dengan keadaan dimana sebentar setelah penetrasi atau sebentar saat alat kelamin masuk ke miss V hanya dalam beberapa goyangan saja langsung keluar. Kondisi ini jelasnya tidak mungkin memberikan kepuasan untuk kedua belah pihak, di satu sisi seorang lelaki akan menjadi kurang bisa membahagiakan dimata istrinya dan serta akan menyebabkan perasaan ketidak puasan.