May 02

Tahan lama saat making love dengan pasangan

Mampu bertahan lama waktu bercinta akan menjadi tolok ukur tingkat mutu dalam memberikan kepuasan pada pasangan wanita, Hal ini berbeda jika dipandang dengan perspektive wanita yang menilai kualitas making love dinilai amat bermutu andaikan sang wanita bisa mencapai sebuah titik klimaks waktu bercinta dan akan memperoleh penilaian lebih jika pasangan wanita dapat memperolehnya lebih banyak atau yang lebih dikenal dengan multy orgasme.

Tetapi pada kenyataannya tidak jarang perempuan yang mengeluhkan keadaan pria yang tak mampu tahan lama supaya dapat memberikan kepuasan atau memberikan waktu yang cukup untuk pasangan supaya dapat mencapai klimaks sebab adanya kendala kurang mampu bertahan lama atau betapa cepatnya pasangan pria menyelesaikan kegiatan making love tersebut tanpa memberikan kesempatan baginya untuk bisa mencapai klimaks. Problem tersebut umumnya di sebut dengan istilah ejakulasi dini.

Tak ada pedoman yang resmi tentang berapa lamanya seorang suami bisa disebut sebagai pengidap ejakulasi prematur tingkat ringan, sedang atau tingkat berat. Di artikel ini saya hanya akan membahas kepada para pembaca yang memiliki keadaan ejakulasi dini yang cukup berat berdasarkan aktifitas making love yang cukup singkat dengan keadaan dimana sesaat setelah penetrasi atau sesaat saat alat kelamin masuk ke miss V hanya dalam beberapa goyangan saja langsung keluar. Kondisi ini jelas tidak mungkin memberikan kenyamanan pada keduanya, perasaan seorang pria akan menjadi kurang bisa membahagiakan dimata istrinya yang juga akan menimbulkan rasa ketidak puasan.

May 02

Agar bisa bertahan lama di kala bercinta dengan pasangan

Mampu bertahan lama waktu berhubungan badan akan menjadi tolok ukur level mutu dalam memberi kepuasan pada pasangan, Hal tersebut berbeda seumpamanya dilihat dari sudut pandang wanita yang umumnya menilai kualitas hubungan badan dinilai amat berkualitas jika si perempuan mampu meraih sebuah titik puncak kenikmatan waktu berhubungan badan serta akan mendapat nilai lebih andai pasangan dapat bisa merasakannya lebih dari satu kali atau yang biasa di sebut dengan multy orgasme.

Tapi pada kenyataannya tidak jarang pasangan wanita yang mengeluhkan keadaan pasangan pria yang tidak bisa bertahan lama agar dapat memberi kenikmatan atau memberi waktu yang cukup untuk pasangan supaya dapat meraih orgasme karena adanya problem kurang bisa tahan lama atau betapa cepatnya suami menyelesaikan ritual hubungan badan tersebut tanpa memberi kesempatan baginya supaya bisa mencapai klimaks. Problem ini lebih dikenal dengan istilah peltu atau nempel metu.

Tidak ada pedoman yang baku mengenai berapa lamanya seorang suami bisa dikategorikan sebagai pengidap peltu tingkat ringan, tingkat sedang atau tingkat berat. Di artikel ini saya hanya akan mengulas kepada para pembaca yang mempunyai keadaan peltu atau nempel metu yang lumayan berat bila di tilik berdasar aktifitas hubungan badan yang terlalu cepat dengan keadaan dimana sebentar setelah penetrasi atau sebentar saat penis masuk ke miss V hanya dalam beberapa gesekan saja sudah ejakulasi. Keadaan tersebut sudah pasti tidak mungkin memberi kenyamanan untuk kedua belah pihak, di satu sisi seorang lelaki akan jadi merasa kurang berwibawa dimata istrinya dan serta akan menyebabkan perasaan kecewa.

May 02

Tahan lama ketika making love dengan pasangan wanita

Kuat dalam berhubungan badan akan jadi ukuran tingkat mutu dalam memberi kepuasan pada istri, Masalah ini beda seumpamanya dipandang dengan perspektive wanita yang umumnya menilai mutu making love dipandang amat bermutu andaikan sang wanita mampu menggapai suatu titik klimaks dalam berhubungan badan dan akan dapat penilaian lebih andai istri dapat bisa merasakannya lebih banyak atau yang biasa di sebut dengan multy orgasme.

Tapi pada kesehariannya tidak jarang istri yang mengeluhkan keadaan pria yang tidak bisa bertahan lama agar dapat memberi kenikmatan atau memberi waktu yang cukup untuk dirinya supaya dapat menggapai orgasme sebab adanya masalah kurang bisa bertahan lama atau pun betapa cepatnya pasangan pria menyelesaikan kegiatan making love tersebut tanpa memberi kesempatan baginya untuk bisa mencapai titik puncak kepuasan. Masalah ini umumnya di sebut dengan istilah ED.

Tiada standard yang pakem tentang berapa lamanya seorang suami bisa disebut sebagai pengidap ejakulasi dini tingkat ringan, tingkat sedang ataupun tingkat berat. Di artikel ini saya hanya akan mengulas kepada agan-agan yang punya keadaan ED yang cukup berat berdasarkan aktifitas making love yang terlalu singkat dengan keadaan dimana sesaat setelah penetrasi atau sesaat saat zakar masuk ke miss V hanya dalam beberapa gesekan saja langsung ejakulasi. Keadaan ini sudah pasti tidak memberi kenyamanan pada keduanya, perasaan seorang suami akan jadi merasa kurang berwibawa dimata pasangannya serta akan menimbulkan rasa kecewa.